Suatu merek tidak dapat dikenal konsumen dengan baik tanpa branding yang jelas. Branding pada dasarnya membantu suatu merek agar dilirik oleh masyarakat. Semakin menarik brandingnya, semakin tinggi juga peluang bagi masyarakat untuk memilih suatu merek tersebut.
Branding produk sebaiknya dilakukan sejak awal pemunculan produk tersebut, sehingga identitas brand dari produk Anda menjadi lebih diingat oleh para pelanggan. Dengan perencanaan membangun branding produk yang baik, Anda bisa lebih fokus dalam melakukan strategi digital marketing saat memasarkan produk-produk Anda.
Berikut ini beberapa tips untuk membuat branding produk yang baik.
1. Menganalisis Audiens dan Pesaing Anda
Memasarkan produk pada target yang tepat bisa membuat Anda lebih mudah dalam mendapatkan keuntungan dan penjualanpun menjadi lebih banyak. Ada banyak cara untuk bisa menganalisis audiens atau target pemasaran Anda, salah satunya dengan mencari tahu melalui pesaing atau kompetitor.
Coba Anda cari kompetitor yang lebih dulu melakukan bisnis serupa dengan Anda. Ini bisa Anda lakukan dengan cara mencari melalui website maupun akun media sosial mereka. Dari sana, Anda bisa tahu siapa saja yang mengikuti dan menggunakan produk mereka. Ini cara tercepat untuk menganalisis behaviour pelanggan dan lalu memanfaatkannya untuk program promosi dan branding produk Anda.
2. Nama Brand Harus Menarik dan Mudah Diingat
Untuk membangun branding produk ,Anda tidak boleh lupa untuk membuat nama brand yang menarik dan mudah diingat. Nama brand tentunya harus mewakili produk atau jasa yang ditawarkan. Selain itu, akan lebih baik lagi jika nama tersebut memiliki hal yang unik dan meninggalkan kesan mendalam.
Penggunaan nama brand yang unik tentu bisa lebih mudah menarik perhatian pelanggan, namun tetap harus mudah diucapkan. Untuk mendapatkan nama ini, Anda bisa mencari inspirasi dari berbagai nama brand yang sudah ada dan dimodifikasi. Hindari menggunakan nama yang mirip dengan nama dari brand lain. Jika Anda kesulitan untuk menentukan nama brand, Anda dapat berkonsultasi dengan brand consultant atau digital agency yang terbiasa dalam mengelola branding companies.
3. Buat Slogan yang Representatif
Tidak hanya nama brand saja yang penting dalam melakukan branding produk, namun slogan produk juga tidak kalah pentingnya. Ketika nama produk mencerminkan produknya, maka slogan produk seolah memberi penjelasan lebih detail mengenai produk tersebut.
Anda bisa menggunakan pilihan kata yang sederhana tapi merangkum keseluruhan arti dari brand yang ingin Anda kembangkan. Anda juga bisa membuat slogan dalam bentuk lagu pendek yang menyenangkan dan menarik perhatian. Dengan demikian pelanggan bisa mengerti maksud dari hadirnya produk Anda hanya dengan membaca atau mendengar slogannya saja.
4. Desain Logo Brand
Dalam pembuatan logo, Anda bebas mencantumkan kata, gambar, dan angka untuk menjadi satu kesatuan logo. Pemilihan warna dan bentuk juga menjadi bagian penting dari desain logo, sebab nantinya warna yang digunakan pada logo Anda akan menjadi identitas branding produk tersebut.
Merancang logo sebaiknya sesuai dengan filosofi dan keinginan Anda serta hubungkan pula dengan pemilihan nama brand yang sudah Anda tentukan. Meskipun tampak sepele, logo brand perlu memiliki arti tersendiri yang mendalam sehingga mudah diingat oleh pelanggan. Agar secara keseluruhan pembuatan dan membangun branding produk bisa maksimal, tak ada salahnya Anda melakukan survei terlebih dulu dengan menggunakan brand design agency terpercaya agar proses membangun branding produk yang melekat di hati pelanggan bisa Anda lakukan dengan sebaik mungkin.


